WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Bappeda telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (RIPJPID) Tahun 2025-2029, bertempat di Ruang Tan Malaka, Selasa (22/12/2025).
Agenda strategis ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut amanat Perpres No. 78 Tahun 2021 dan Peraturan BRIN No. 5 Tahun 2023, guna memastikan pembangunan daerah berlandaskan pada riset yang komprehensif dan inovasi yang berkelanjutan.
Dalam forum yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha ini, disepakati beberapa poin krusial untuk arah kebijakan 2025-2029:
Penanganan Isu Prioritas Daerah: Fokus intervensi riset pada pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, serta daya saing sektor agrobisnis dan pariwisata.
Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PUD): Akselerasi nilai tambah komoditas strategis seperti Carica, Kopi Bismo, Domba Wonosobo (Dombos), dan hortikultura melalui sentuhan teknologi tepat guna.
Peta Jalan (Roadmap) IPTEK: Penetapan tahapan pemajuan IPTEK mulai dari penguatan landasan (2025) hingga pemantapan peran IPTEK secara menyeluruh (2029).
Melalui dokumen RIPJPID ini, diharapkan tercipta ekosistem inovasi yang terpadu untuk mendukung tercapainya Visi Indonesia Emas 2045 dari tingkat daerah.
#PemkabWonosobo #WonosoboBerdaya #RIPJPID2025 #BRIDA #RisetDanInovasi #PembangunanDaerah #WonosoboMaer