WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menerima kunjungan kerja dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia dalam rangka Rapat Pembahasan Lokasi Penyusunan Siteplan Desa di Kabupaten Wonosobo. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Ruang Tan Malaka Kantor Bappeda Kabupaten Wonosobo pada hari Kamis hingga Jumat, 23-24 April 2026.

 

Kegiatan ini merupakan manifestasi dari rencana strategis Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan 2024-2029 mengenai Kebijakan Penyelenggaraan Penyiapan Lahan, Perizinan dan Penghunian Perumahan Perdesaan. Melalui penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), pemerintah pusat mendorong percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten dan site plan desa sebagai instrumen perencanaan spasial dasar. Menindaklanjuti pembahasan internal di kementerian, Kabupaten Wonosobo resmi terpilih sebagai lokasi pilot project nasional.

 

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo, Drs. Tono Prihatono. Sementara itu, pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Perumahan Perdesaan, Bapak Lastantyo Adiarso, S.T., M.T., yang bertindak sebagai narasumber.

 

Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa RDTR sangat vital dalam memberikan kejelasan zonasi kawasan permukiman, pertanian, industri kecil, fasilitas umum, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Zonasi ini menjadi fondasi dalam penentuan lokasi pembangunan rumah, infrastruktur, dan akses layanan publik agar tidak tumbuh sporadis. Penataan spasial yang tertib ini tentunya akan sangat mendukung visi Kabupaten Wonosobo dalam mengakselerasi modernisasi dan hilirisasi pertanian serta mewujudkan transformasi pariwisata berkelanjutan.

Turut hadir memperkuat sinergi dalam rapat ini jajaran delegasi dari kementerian, antara lain:

  • Kepala Subdirektorat Penghunian Perumahan Perdesaan, Bapak Nino Heri Setyoadi, S.Sos., M.Sc.
  • Perwakilan Direktorat Penyiapan Lahan, Perizinan dan Penghunian Perumahan Perdesaan
  • Perwakilan Direktorat Sistem dan Strategi Pembangunan Perumahan Perdesaan
  • Perwakilan Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan

Sesuai dengan agenda, setelah agenda pembahasan dan diskusi di ruang rapat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan secara langsung ke desa yang diproyeksikan sebagai lokasi penyusunan site plan.

 

Tahapan penyusunan site plan desa percontohan ini ke depannya akan terus mengedepankan prinsip kolaboratif. Pemerintah daerah, perangkat desa, serta masyarakat akan dilibatkan secara aktif demi memastikan perencanaan yang disusun benar-benar selaras dengan karakteristik dan kebutuhan lokal.