Berita & Informasi

Postingan Terbaru Dari Kami

Terhubung dengan setiap perkembangan pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Wonosobo.

Lihat Semua Berita
Tingkatkan Pengawasan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo Ajak Masyarakat Manfaatkan Whistleblowing System (WBS) untuk Laporkan Pelanggaran ASN
Informasi Berkala
admin 30 Sep 2025
79

Tingkatkan Pengawasan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo Ajak Masyarakat Manfaatkan Whistleblowing System (WBS) untuk Laporkan Pelanggaran ASN

WONOSOBO – Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk pelanggaran di lingkungan birokrasi. Salah satu instrumen utama yang diandalkan adalah Whistleblowing System (WBS), sebuah platform digital yang dirancang untuk menampung laporan pengaduan dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Wonosobo secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana atau pelanggaran lainnya yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Sesuai dengan definisinya, Whistleblowing System adalah sarana penyampaian pengaduan dugaan tindak pidana tertentu yang telah atau akan terjadi. Laporan ini dapat diajukan oleh individu yang mengetahui adanya pelanggaran, dengan syarat utama bahwa pelapor (whistleblower) bukan merupakan bagian dari pelaku kejahatan yang dilaporkannya. Jaminan kerahasiaan identitas pelapor menjadi prioritas utama dalam sistem ini. Setiap laporan yang masuk melalui Aplikasi Whistleblowing (WBS) akan melalui proses verifikasi awal oleh tim khusus yang telah ditunjuk. Jika laporan dinilai memenuhi syarat dan kriteria, maka akan segera diproses untuk investigasi lebih lanjut oleh Inspektorat Daerah selaku aparat pengawas internal pemerintah. Masyarakat yang memiliki bukti atau informasi awal yang kuat dapat mengakses aplikasi WBS melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Langkah ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak bagi oknum yang tidak bertanggung jawab dan secara signifikan meningkatkan integritas pelayanan publik di Kabupaten Wonosobo. Aplikasi dapat diakses memalui tautan berikut Whistleblowing System (WBS)

Wonosobo Jajaki Kolaborasi Strategis dengan IPB University untuk Majukan Agrobisnis dan Pariwisata
Informasi Berkala
admin 26 Sep 2025
67

Wonosobo Jajaki Kolaborasi Strategis dengan IPB University untuk Majukan Agrobisnis dan Pariwisata

WONOSOBO — Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengambil langkah serius untuk mewujudkan visi pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025-2045, yakni menjadi pusat agrobisnis dan pariwisata terkemuka di Jawa Tengah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Salah satu upaya konkret yang sedang dijajaki adalah kerja sama strategis dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University, institusi terkemuka dalam riset, inovasi, dan pengembangan teknologi di sektor agrobisnis. Kolaborasi ini sejalan dengan visi jangka menengah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yaitu “Mewujudkan Wonosobo Sejahtera, Adil dan Makmur.” Dalam RPJMD tersebut, sektor pariwisata dan agrobisnis menjadi prioritas utama yang diharapkan dapat mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh. Pemkab Wonosobo menyadari pentingnya memahami ekosistem agrobisnis secara menyeluruh dari hulu ke hilir untuk memperkuat sektor tersebut. Oleh karena itu, keterlibatan akademisi melalui kolaborasi dengan IPB University dinilai sangat strategis untuk mendukung transfer ilmu pengetahuan, inovasi riset, dan teknologi terbaru. Sebagai langkah awal, Pemkab Wonosobo menggelar diskusi penjajakan secara daring pada Jumat, 26 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Tan Malaka, Bappeda Wonosobo. Pertemuan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Bappeda, Dispaperkan, Disparbud, DisdagkopUKM, Disnakerintrans, DPMPTSP, dan Bagian Perekonomian Setda. Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo, Drs. Tono Prihatono, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, bentuk, dan mekanisme kerja sama yang bisa dikembangkan bersama IPB University. Fokus utama adalah menggali konsep dan praktik agrobisnis terbaik yang dapat diimplementasikan di Wonosobo guna membangun ekosistem agrobisnis dan pariwisata yang inklusif serta berkelanjutan. “Untuk mewujudkan tujuan pembangunan jangka panjang maupun jangka menengah, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, sangat diperlukan. Kerja sama dengan IPB University diharapkan memberikan kontribusi signifikan melalui transfer pengetahuan, inovasi riset, dan teknologi terkini demi kemajuan sektor agrobisnis di Wonosobo,” ujar Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo. Dengan terbangunnya sinergi yang kuat antara Pemkab Wonosobo dan IPB University, diharapkan Wonosobo dapat mempercepat langkahnya menuju masa depan sebagai pusat agrobisnis dan pariwisata yang unggul dan berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.

Geopark Dieng Resmi Kantongi Sertifikat Geopark Nasional dari Kementerian ESDM
Informasi Berkala
admin 25 Sep 2025
44

Geopark Dieng Resmi Kantongi Sertifikat Geopark Nasional dari Kementerian ESDM

  Semarang, 24 September 2025 – Geopark Dieng mencatat sejarah baru setelah secara resmi menerima Salinan Surat Keputusan (SK) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 172.K.GL.01.MEM.G.2025 dan Sertifikat Geopark Nasional. Penyerahan dokumen penting ini dilaksanakan oleh Kementerian ESDM melalui Badan Geologi di Semarang pada hari Rabu, 24 September 2025. Penyerahan sertifikat dan salinan SK ini menjadi momen krusial bagi upaya pelestarian dan pengembangan Geopark Dieng yang meliputi wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.   Penyerahan Simbolis Dokumen Penting   Acara penyerahan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan perwakilan instansi terkait. Kepala Badan Geologi menyerahkan secara simbolis Salinan SK dan Sertifikat Geopark Nasional Dieng kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bapak Taj Yasin Maimoen. Selanjutnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah menyerahkan dokumen tersebut kepada masing-masing perwakilan daerah, yaitu Bupati Wonosobo dan Bupati Banjarnegara. Dalam agenda tersebut, Bupati Wonosobo didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelola Geopark Dieng. Pengakuan resmi ini menegaskan status Geopark Dieng sebagai salah satu warisan bumi penting yang telah memenuhi standar nasional.   Sinergi Kuat untuk Ekonomi Berkelanjutan   Pembangunan Geopark Dieng didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu: pelestarian warisan bumi (geokonservasi), pendidikan dan penelitian (geoedukasi), serta penumbuhan nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan (geotourisme). Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara dinilai telah melaksanakan program-program yang sejalan dengan tujuan tersebut. Dengan pengakuan ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antar semua pemangku kepentingan semakin kuat, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat lokal. Kepala Badan Pengelola Geopark Dieng dalam keterangannya menyampaikan, pengakuan sebagai Geopark Nasional ini adalah modal besar untuk memajukan wilayah. “Melalui agenda penyerahan sertifikat ini, kami berharap tercipta pemahaman yang sama dan sinergi yang kuat di antara semua pihak. Target utama kita adalah menjadikan Geopark Nasional Dieng sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan yang tak kalah penting, menjadi contoh dalam pelestarian geopark di Indonesia,” ujarnya. Dengan semangat "Luhur Lestari Mendunia", Geopark Dieng kini siap melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu persiapan untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO Global Geopark (UGG). #GeoparkDieng #GeoparkNasional #KementerianESDM #BadanGeologi #Wonosobo #Banjarnegara #JawaTengah

Layanan Aplikasi

Jelajahi Layanan Digital Kabupaten Wonosobo

Akses cepat ke berbagai platform layanan publik digital resmi Pemkab Wonosobo.

Program Sosial

Bantuan Siswa Kurang Mampu

Program Bappeda Wonosobo untuk memastikan siswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses pendidikan yang layak. Kepala sekolah dapat mengajukan laporan melalui formulir digital berikut.

01

Isi Formulir

Lengkapi data siswa, sekolah, dan jenis bantuan yang dibutuhkan.

02

Lengkapi Data

Isi data siswa dan informasi pendukung dengan lengkap untuk verifikasi.

03

Ditindaklanjuti

Tim Bappeda Wonosobo akan segera memverifikasi dan memproses laporan pengajuan.

Lihat Laporan