DUKUNG PERWAKILAN WONOSOBO DI KRENOVA PROVINSI

Published by Bappeda on

Bappeda WonosoboKrenova atau Kreativitas dan Inovasi Masyarakat adalah bentuk penghargaan Gubernur Jawa Tengah kepada warga Jawa Tengah yang berjasa menemukan produk yang kreatif, inovatif, aplikatif serta mudah diakses oleh masyarakat. Para penemu ini disebut sebagai inventor yang dijaring melalui perlombaan ditingkat Kabupaten sampai Provinsi setiap setahun sekali. Untuk tahun 2018, ada tiga kategori penghargaan pemenang Krenova, yaitu Pemenang Utama, Pemenang Harapan  dan Pemenang Favorit.  Ketiga pemenang ini masing-masing berjumlah 10 orang. Untuk Pemenang Utama dan Harapan akan diseleksi melalui presentasi di depan dewan Juri. Proposal yang masuk ke Provinsi akan diseleksi menjadi 40 (empat puluh) besar, dan dipilih menjadi 10 Pemenang Utama dan 10 Pemenang Harapan. Sedangkan Untuk Juara Favorit akan ditentukan lewat poling voting di web http://krenova.bappeda.jatengprov.go.id/polling .

Kepada warga Wonosobo, atau anda yang mencintai Wonosobo meskipun tidak tinggal di Wonosobo. Ayo, berikan dukungan anda melalui email yang ada punya untuk divotingkan di web Krenova Provinsi. Tahun ini Kabupaten Wonosobo mengirimkan (5) lima delegasi untuk di Krenova Provinsi. Mereka adalah pemenang Krenova di tingkat Kabupaten. Kelima orang ini yaitu :

1. Muhammad Ravi Ramadhani dengan produk inovasinya berjudul “AYOOOBAH”. Alat ini adalah semacam charger baterai dengan memanfaatkan energi gerak manusia. Dalam bahasa fisika sering disebut sebagai gerak kinetik. Sebuah ide yang visioner untuk penghematan energi di masa depan. Karena menurut Ravi, akan sangat sayang jika energi yang manusia hasilkan tiap hari, terbuang sia-sia. Melihat krisis energi yang semakin mengancam umat manusia di jaman now, siswa kelas 3 SMA Negeri 2 Wonosobo ini mencoba menuangkan idenya yang solutif di ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova). (Klik disini untuk memberikan voting)

2. Nur Saudah Al Arifa dkk dengan inovasi pendidikannya yang diberi nama “NAHLUN n FRIEND”. Produk ini adalah semacam game edukasi yang muatannya adalah pengetahuan-pengetahuan tentang ke-Wonosobo-an. Untuk saat ini Nahlun n Friend masih berfokus mengedukasi tentang Pariwisata di Wonosobo. Konsep game ini mirip dengan game monopoli, sebuah game yang populer di kalangan anak kelahiran 90-an. Dengan pembawaannya yang santai tapi bermuatan pendidikan, game ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk anak-anak juga orang dewasa tentang Wonosobo. (Klik disini untuk memberikan voting)

3. Siti Maryam dengan produk makanan kesehatan yaitu “Tiwul Diabetic”. Tiwul ini merupakan pengembangan dari produk sebelumnya yakni Tiwul Instan. Dengan melihat berbagai masalah kesehatan saat ini, Bu Maria (panggilan akrab), mencoba mencari formulasi makanan yang membawa nilai lokal namun memiliki manfaat bagi kesehatan. Terciptalah tiwul yang ramah dikonsumsi untuk semua kalangan dan menyehatkan, TIWUL DIABETIC. Tiwul ini dianjurkan untuk orang-orang yang mengidap diabetes, karena terbuat dari bahan-bahan alami juga menyehatkan. Tiwul ini sudah dijual dipasaran Wonosobo, dan dapat diseduh dengan mudah. (Klik disini untuk memberikan voting)

4. Gunawan yang membuat kreativitas PAVING BERBAHAN PLASTIK. Bertolak dari permasalahan sampah plastik yang semakin parah di Wonosobo, Pak Gun merenungkan solusi yang tepat agar sampah yang selalu bertambah setiap hari ini, dapat teratasi. Beliau bersama Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM) BERSAMA Desa Sedayu Sapuran, akhirnya menemukan alat pengelola sampah plastik yang dapat dibuat menjadi Paving. Paving Berbahan Plastik ini sudah didistribusikan di sekitar Wonosobo. Sampah plastik yang selama ini menjadi masalah, ternyata dapat bernilai fungsional serta ekonomis. Produk Pak Gun ini dapat menjadi solusi yang praktis dan tepat untuk masalah persampahan terutama plastik di masa kini juga masa depan. Karena tidak bisa dipungkiri, sampah plastik yang sulit terurai di tanah menjadi masalah serius di belahan bumi manapun. (Klik disini untuk memberikan voting)

5. Hermawan dkk dengan produk inovasinya ALAT PAKAN IKAN OTOMATIS atau APIO. APIO terinspirasi dari potensi perikanan Wonosobo yang sangat tinggi dengan kelimpahan air bersihnya. Namun seiring berjalannya waktu, terkadang peternak ikan memiliki kesibukan sendiri dan harus pandai-pandai membagi waktunya untuk mengurus lahan perikanannya dengan urusan lainnya. APIO tercipta untuk membantu para peternak ikan dalam urusan pemberian pakannya. Cara kerja alat ini menggunakan sistem otomatis. Dan sedang dikembangkan sistem android untuk mengatur regulasinya. (Klik disini untuk memberikan voting)

 

Bagi Masyarakat Wonosobo ataupun anda yang mencintai Wonosobo meskipun terpisah jarak secara geografis dan historis, dapat memberikan dukungan lewat tulisan “Klik disini untuk memberikan voting” di akhir tulisan di atas. Email anda sangat berharga dalam ajang lomba KRENOVA Provinsi ini.

Catatan Penting : bagi yang sudah memberikan email, silahkan cek email anda di “Inbox” atau “Spam” untuk melakukan konfirmasi. Hal ini agar voting anda terhitung ke dalam sistem. Jika tidak maka email anda, tidak akan masuk votingan di sistem Lomba Krenova.

1,244 total views, 2 views today

Categories: Inovasi

Bappeda

Merencanakan tepat sasaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *