Tingkatkan Kualitas Perencanaan Daerah, Bappeda Wonosobo Resmi Luncurkan "Sekolah Perencana Gotong Royong"
📅 17 Agustus 2026 👤 Admin Bappeda WONOSOBO – Dalam upaya mendorong peningkatan kompetensi aparatur dan kualitas perencanaan pembangunan daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wonosobo resmi meluncurkan program inisiatif bertajuk "Sekolah Perencana Gotong Royong" pada 17 Agustus 2026.Program in-house learning (pembelajaran internal) ini dihadirkan sebagai solusi inovatif dan strategis guna mengatasi terbatasnya kuota serta anggaran untuk pendidikan dan pelatihan formal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).Latar belakang lahirnya program ini didasari oleh kesadaran bahwa kualitas dokumen perencanaan sangat dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang menyusunnya. Oleh karena itu, setiap aparatur di Perangkat Daerah dituntut untuk memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai sistem perencanaan, penyusunan indikator kinerja, penganggaran berbasis kinerja, hingga kemampuan menganalisis data untuk melahirkan rekomendasi kebijakan.Melalui program ini, Bappeda berupaya membangun budaya belajar (learning organization) secara berkelanjutan. Mengusung semangat "Gotong Royong", kegiatan ini secara mandiri mengoptimalkan kompetensi internal dengan memberdayakan para pejabat fungsional perencana dan pejabat struktural di lingkungan Bappeda sebagai tenaga pengajar. Sekolah ini diharapkan menjadi wadah produktif untuk transfer pengetahuan dan diskusi silang antar-Perangkat Daerah.Sasaran prioritas Sekolah Perencana ini adalah para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo di luar instansi Bappeda, khususnya bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), calon perencana, maupun staf teknis yang belum pernah mengikuti diklat perencanaan.Guna menjaga kualitas dan efektivitas pembelajaran, kelas dirancang secara eksklusif dengan batasan 5 (lima) orang peserta untuk setiap gelombang (batch). Pendaftaran untuk Batch 1 telah resmi dibuka mulai tanggal 18 hingga 27 Agustus 2026. Pembelajaran akan dilaksanakan dalam lima kali pertemuan tatap muka setiap hari Jumat pukul 13.00–15.30 WIB di Ruang Rapat Sedyatmo, Bappeda Kabupaten Wonosobo, dan dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan September hingga awal Oktober 2026.Proses pembelajaran menggunakan pendekatan andragogi yang mengkombinasikan 60 persen teori dan 40 persen praktik. Peserta akan dibekali berbagai materi esensial, mulai dari Teknik dasar perencanaan, identifikasi masalah, pengukuran kinerja, penyusunan rencana aksi dan analisis logical framework untuk pengambilan kebijakan, sistem dan regulasi perencanaan pembangunan, perencanaan spesifik di bidang ekonomi, sosial, dan spasial, hingga praktik membedah dan mempresentasikan pohon kinerja daerah.Kelulusan peserta akan diukur secara ketat melalui syarat kehadiran minimal 80 persen, partisipasi aktif, pre-test dan post-test, serta penilaian presentasi tugas akhir yang berupa analisis sederhana perencanaan pembangunan. Lulusan program ini ditargetkan 100% mampu menyusun pohon masalah dan indikator kinerja yang terukur, serta memahami alur penganggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).Bagi peserta yang memenuhi seluruh kualifikasi tersebut, Bappeda Kabupaten Wonosobo akan menganugerahkan Sertifikat Sekolah Perencana Gotong Royong.Kehadiran program terstruktur ini diharapkan mampu mencetak SDM perencana yang profesional dan adaptif, guna menghasilkan dokumen perencanaan yang bermutu dan mendukung penuh pencapaian visi misi pembangunan Kabupaten Wonosobo.@admin